Desa Mandalasari terbentuk pada tahun 1982 sebagai hasil pemekaran dari Desa Mandalawangi. Pemekaran ini dilakukan karena wilayah Desa Mandalawangi yang cukup luas dan jumlah penduduk yang semakin meningkat, sehingga diperlukan pembentukan desa baru untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.
Nama “Mandalasari” berasal dari dua kata dalam bahasa Sanskerta: “Mandala” yang berarti “lingkungan” dan “Sari” yang berarti “inti” atau “rasa”. Nama ini diambil dari nama kampung Kadu Eurih yang kini dikenal sebagai Kampung Mandalasari.
Kepemimpinan di Desa Mandalasari dimulai dengan Kepala Desa pertama, Bapak Dudung, yang menjabat dari tahun 1982 hingga 2001. Selanjutnya, kepemimpinan diteruskan oleh Bapak Murdi (2001–2013), kemudian oleh Penjabat Sementara (PJS) Harun Kosasih (2013–2015), dan sejak 2015 hingga sekarang dipimpin oleh Bapak Maman